Kebijakan AI
Transparansi penuh tentang bagaimana AI berperan dalam konten Publik Bijak.
AI Mengurasi, Bukan Menulis Berita dari Nol
Publik Bijak adalah agregator berita, bukan newsroom yang melakukan reportase orisinal. AI kami tidak menyalin artikel sumber secara utuh, dan juga tidak menulis ulang menjadi artikel panjang seolah-olah hasil liputan wartawan. Peran AI di sini murni mengurasi, meringkas, dan mengklasifikasikan informasi resmi yang sudah dipublikasikan pemerintah.
Alur Pemrosesan AI
Setiap artikel melewati tahapan berikut sebelum tayang:
- SOURCE — sumber resmi terdaftar dipantau secara etis: menghormati robots.txt, membatasi frekuensi permintaan, dan mengutamakan RSS/API resmi bila tersedia.
- FETCH — konten mentah dari sumber diambil.
- ANALYZE — AI membaca isi dan mengidentifikasi topik utamanya.
- CLASSIFY — AI menentukan kategori, subkategori, dan lembaga terkait.
- GENERATE — AI menulis ringkasan/lead dengan kalimat sendiri (2-4 kalimat), mengekstrak kutipan resmi, membuat judul alternatif, SEO title, meta description, dan tag.
- DRAFT — hasilnya disimpan sebagai draf, berstatus belum tayang.
- EDITOR REVIEW — editor manusia meninjau draf sebelum disetujui.
- PUBLISHED — artikel tayang ke publik setelah disetujui Admin.
Tidak Ada Auto-Publish Tanpa Persetujuan Manusia
Secara default, pengaturan Auto Publish selalu OFF. Artinya setiap draf hasil AI wajib ditinjau dan disetujui editor sebelum tayang ke publik. Admin dapat mengaktifkan Auto Publish secara eksplisit di panel redaksi, namun ini bukan perilaku default sistem.
Format Artikel: Ringkasan Asli + Kutipan Resmi
Setiap artikel Publik Bijak mengikuti format yang konsisten:
- Lead/ringkasan ditulis AI dengan kalimat sendiri — bukan salinan dari sumber — merangkum inti berita dalam 2-4 kalimat.
- Kutipan resmi dari sumber ditampilkan sebagai blockquote yang ditandai jelas, mis. “Kutipan resmi dari [nama lembaga]:”.
- Tautan “Baca selengkapnya di [sumber]” selalu mengarah ke URL artikel asli.
- Konten tambahan bernilai unik — artikel terkait, lembaga terkait, data terkait — yang membedakan Publik Bijak dari sekadar cermin situs sumber.
Kepatuhan Hak Cipta
Pasal 43 UU Hak Cipta melindungi pengambilan berita aktual dari kantor berita/lembaga penyiaran/surat kabar dalam jendela waktu 3×24 jam, dengan syarat sumber disebutkan lengkap. Sistem kami mencatat tanggal publikasi asli tiap artikel dan mengklasifikasikan tipe konten sumber (regulasi/putusan yang bebas dikutip, siaran pers yang tunduk pada jendela waktu, atau artikel analisis yang wajib diringkas ulang) untuk menentukan seberapa dekat AI boleh mengutip.
Pemantauan Ralat Sumber
Sistem kami memantau berkala apakah artikel di situs sumber telah diubah atau diralat setelah diambil. Bila terdeteksi perubahan, artikel terkait ditandai untuk ditinjau ulang editor — sejalan dengan kewajiban media siber mengikuti koreksi sumber sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers. Ralat dan koreksi yang telah dilakukan dicatat publik di halaman Ralat & Koreksi.
Model AI yang Digunakan
Sistem kami dibangun dengan arsitektur AI Provider yang dapat diganti (vendor-agnostic). Setiap artikel yang diproses AI mencantumkan metadata model yang digunakan dan skor keyakinan klasifikasinya secara internal, sehingga proses tetap dapat diaudit oleh tim redaksi.
