Indonesia Bagikan Praktik Baik Penguatan Kepercayaan Vaksin kepada Delegasi Internasional
Kementerian Kesehatan RI membagikan praktik baik program penguatan kepercayaan vaksin kepada delegasi internasional dalam forum VaxSocial Government Learning Exchange di Depok.

Kementerian Kesehatan RI menjadi tuan rumah forum VaxSocial Government Learning Exchange di Depok, Jawa Barat, awal Agustus 2026, yang mempertemukan delegasi kesehatan dari berbagai negara. Dalam forum ini, Indonesia membagikan praktik baik program penguatan kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi.
Program tersebut mencakup strategi komunikasi publik, pelibatan tokoh masyarakat, serta pendekatan berbasis data untuk mengatasi keraguan vaksin (vaccine hesitancy) di berbagai daerah. Kemenkes menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas negara dalam memperkuat cakupan imunisasi demi ketahanan kesehatan masyarakat.
Cakupan imunisasi dasar lengkap nasional tercatat 80,2 persen pada 2025, namun masih menyisakan hampir 960 ribu anak yang sama sekali belum mendapat imunisasi (zero-dose). Pada kuartal I-2026, cakupan imunisasi bayi usia 1-12 bulan baru mencapai 12,1 persen secara nasional — di bawah target kuartalan pemerintah sebesar 21,3 persen, dengan DKI Jakarta sebagai satu-satunya provinsi yang melampaui target (24,9 persen).
Tantangan kepercayaan terhadap vaksin turut berkontribusi pada masih tingginya kasus campak: sepanjang 2025 tercatat lebih dari 63 ribu kasus suspek dengan 36.584 kasus terkonfirmasi. Forum berbagi praktik baik seperti VaxSocial ini menjadi bagian dari strategi memperkuat literasi dan kepercayaan publik terhadap vaksinasi, sejalan dengan komitmen Kemenkes memastikan ketersediaan vaksin nasional hingga sembilan bulan ke depan.
Baca selengkapnya di Kementerian Kesehatan RI
Sumber
Kementerian Kesehatan RI · dipublikasikan asli pada 5 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB
Buka artikel sumber asliArtikel ini dikurasi dan diklasifikasikan dengan bantuan AI dari sumber resmi pemerintah — bukan ditulis AI dari nol maupun hasil reportase Publik Bijak. Ringkasan ditulis ulang oleh AI, kutipan resmi ditampilkan apa adanya dari sumber. Pelajari selengkapnya di Kebijakan AI kami.
Artikel Terkait

BGN Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan Peran Guru untuk Edukasi
Badan Gizi Nasional (BGN) memperluas pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan guru sebagai mitra edukasi, sekaligus mewajibkan pencantuman batas waktu konsumsi pada kemasan.
3 hari lalu

BGN Wajibkan Kemasan MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi Mulai Pekan Depan
Badan Gizi Nasional mewajibkan seluruh kemasan Makan Bergizi Gratis mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan sebagai standar keamanan pangan baru.
3 hari lalu

BPOM dan IAI Pererat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan demi Ketahanan Kesehatan Nasional
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk memperketat pengawasan obat dan makanan demi mendukung ketahanan kesehatan nasional.
4 hari lalu

Operasi Katarak Gratis di Purwokerto Buka Harapan Baru bagi 500 Warga
Program operasi katarak gratis di Purwokerto memberi harapan baru bagi 500 warga yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan kesehatan mata.
5 hari lalu
